Jumat, 22 April 2016

nafas yang terakhir

Duduk bersila di atas kasur menatap jendela ke arah luar , disana aku lihat awan yang mulai gelap. hitam pekat kelihatannya, aku takut. Mengapa siang ini begitu redup, pandanganku semakin gelap apa yang terjadi ? mengapa siang ini begitu gelap. mengapa aku merasakan kalau pandanganku tidak berfungsi. Aku meraba-raba seluruh tempat tidur mencari ponsel , mencoba menghubungi teman ku yang mungkin saja bisa membantu ku. ah sial , aku tidak bisa menemukan ponselku, bagaimana ini ? semuanya semakin gelap, aku berteriak memanggil nama temanku, mengapa tak ada jawaban ? mengapa aku juga tidak bisa mendengar suaraku sendiri, aku sudah berteriak sekencang mungkin tapi, aku merasa tuli, aku merasa lemah, tubuhku terjatuh di lantai, nafasku mulai tak beraturan,cahaya masuk ke dalam kamarku, aku bertanya-tanya, apa itu malaikat pencabut nyawa ? aku merasakan dingin di sekujur tubuhku, aku mulai merasakan tarikan nafas yang terakhir kalinya. ku coba untuk mengucapkan kalimat suci itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar