Saat aku bersandar di sebuah pohon yang rindang, terpaan angin membuatku ingin memejamkan mata, seketika aku melihat awan itu bicara padaku, bertanya lalu ku jawab lalu aku menceritakan keluh kesahku, kemudian dia menceritakan semua tentang manusia di muka bumi ini. aku terkejut saat awan itu bercerita mengenai perdebatan ku dengan dia, awan itu tahu semua isi hatiku dan hatinya. Andai awan itu menjadi teman yang selalu ada saat ku sedih atau senang.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Senja memelukku hangat, dekapannya membuatku tenang dan nyaman. Di bawah sinar rembulan dia menatapmu lekat-lekat, kamu sendiri tidak tahu arti tatapannya, diam,kosong,apa yang dia fikirkan ?
terangkan lah apa yang seharusnya kamu jelaskan, tolong jangan diam seperti ini. Bintang pun bertanya padanya, mengapa kalian berselisih ? tak bisakah kalian damai.
coba kau ingat kembali saat pertama kali kalian mengenal,lalu lebih dekat lagi, lebih dekat dan kalian merasa saling memiliki satu sama lain, kini kalian berjauhan bagaikan daun yang terbawa arus, hilang ,pergi ,tak kembali. Jangan pakai pikiran egois kalian, lihat ke belakang sejenak, saat kalian saling bersama melakukan kegiatan dari fajar sampai senja, dari embun masih berkabut sampai langit jadi oranye. sudahkah kalian berpikir dewasa ? sudahkah kalian komitmen untuk saling percaya ?
'saya kecewa' kamu kecewa ? hah ! semua orang pernah merasakan itu , tidak hanya kamu saja. kecewa itu milik semua orang, manusia tempat salah dan khilaf , mungkin saat itu dia sedang emosi atau tidak mood terhadap pembicaraan mu yang menurutnya membosankan, jangan seperti anak kecil yang mudah ngambek karena lolipop nya di ambil kakak. Jadilah seperti kaca yang selalu berintropeksi diri dan memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Aku tahu kamu kecewa dengan sikapnya malam itu, tapi tolong jangan jadikan itu sebagai alasan, berpikir lah positif . 'saya sudah lelah dengan sikapnya' lelah ? hei.. Bagaimana dengan kisah nyata di kala dulu, menanti seorang laki-laki yang di cintainya, lalu setelah dia menunggu lama ternyata laki-laki itu sudah tiada di medan perang, mereka adalah pasangan suami istri. kamu ? bilang sayang tapi hanya sampai sini perjuanganmu... Katanya ingin dia tapi kamu sudah mengeluh lelah, bagaimana dengan kamu yang dulu menunggu dia sakit sampai dia sembuh.. itu juga merupakan perjuangan cinta kalian. Kamu begitu galau saat mendengar kabar dia sakit, begitu senang saat melihat ukiran senyum terlihat di wajahnya, begitu ceria saat makan bersama saling canda, menatapnya saat dia tertidur di pojokan kelas ? kau pun senang kan ?
'tidak'
yakin ? tapi aku melihatnya kau begitu senang, apa yang membuat kamu mengatakan tidak ?
'karena aku sadar, dia bukan untukku'
semuanya sudah di atur sayang, kau hanya perlu berpikir positif ,tenangkan diri, beri dia senyuman terbaikkmu, tetap bersikap baik pada semua orang yang mengecewakanmu,menyakitimu,membullymu, Jangan balas kejahatan mereka dengan keburukan sikapmu, itu artinya kamu sama saja dengan mereka tidak ada perubahan. Bersikap baik pada semua manusia adalah sebuah kebijaksanaan . :)
'baik , mulai sekarang. berjuanglah untuk mendapatkan yang kamu inginkan. jika kamu baik padanya maka dia juga akan baik padamu, tenang saja kalian akan baik2 saja '
awan itu berubah menjadi gelap lalu rintik hujan menemani kamu
Tenang saja aku takkan kemana-mana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar