Ini bukan yang pertama kalinya , mungkin sudah sering aku begitu kecewa terhadapmu, tapi aku mencoba mema’afkanmu
untuk sekali lagi, dan ketika kamu melakukan kesalahan lagi , lagi-lagi aku
juga mema’mafkanmu sekali lagi. Kamu adalah
seorang panutan bagi teman-temanmu tapi mengapa semakin bergulirnya waktu kamu
malah semakin menurun,entah itu dari sikap,pikiranmu,kata hati mu, seperti masa
bodo dengan keadaan anggotamu. Sudah merasa lelah ? heii yang merasakan lelah
tidak hanya kamu saja, aku ,dia, mereka ,kita semua mengalami kelelahan yang
setingkat. Hari ini aku benar-benar kecewa pada kamu, aku benar-benar sudah
menyerah . aku ingin mulai dari sekarang menghapus semua tentang kamu. Ini bukan
lagi soal kekecewaan tapi kepercayaan.
dulu aku percaya kalau kamu pasti bisa membawa teman-temanmu ke arah yang lebih baik lagi, tapi mengapa aku merasa dirimu begitu cuek, benci kah terhadapku ? mengapa begitu sulit untuk menasehatimu,sekedar memberi saran.
terimakasih telah menunjukkan sifat aslimu malam ini...................
terimakasih juga untuk teman-teman terbaikku , aku akan menahan rasa sakit ini sampai 1 setengah tahun kedepan, tenang saja aku sudah di ajari cara menahan sabar dan meminum obat sabar. aku akan ingat pesanmu , KESABARAN ITU TIDAK ADA BATASNYA ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar