Senin, 18 Januari 2016

Renungan malamku

Saya masih bingung dengan pemikiran anak muda zaman sekarang, oke saya juga disini sebagai anak muda atau remaja. ada beberapa hal yang membuat indonesia ini menjadi labil. selama 18 tahun saya menjalani hidup baru ini semua teman-teman saya sangat membutuhkan pacaran. why ? dalam lubuk hati yang paling dalam saya selalu bertanya-tanya kenapa si pacaran di indonesia itu menjadi hal yang sangat lumrah dan mudah di lakukan oleh semua lapisan masyarakat,padahal dari buku yang pernah saya baca karangan ust.Felix yang berjudul Udah putusin aja  itu semua mengungkapkan ruginya pacaran. oke oke , disini bukannya saya sok suci atau gak pernah pacaran tapi saya emang belum pernah menyentuh yang namanya pacaran apalagi semenjak baca buku beliau makin kuat hati untuk menjauhi pacaran. saya ga ngerti sama jalan pikiran teman-teman saya ini,mereka beraninya pelukan,rangkulan,pegangan tangan. itu dosa kan ? lalu kenapa mereka menjadi-jadi tingkahnya. Dan ada yang lebih parah lagi, mereka memamerkan hubungan mereka , sok romantis di depan umum sampai membuat orang2 iri setelah 2 bulan kemudian saya mendengar mereka putus. what the .... so ? kesimpulannya , habis manis sepah di buang . mungkin itu perumpamaan yang cocok bagi yang berpacaran, saya sih ga melarang kalian mau pacaran,mau pegang2 , mau peluk2 , toh yang jalanin kalian,resiko di kalian dan kalian juga sebenernya tau kalau pacaran itu di larang islam , lalu kenapa malah kalian jalani ? lalu sebutan jomblo/single itu menjadi sangat rendahan sekali orang2 yang menyandang status tersebut. Malah menurut saya orang2 yang single adalah orang2 yang hebat dan akan mendapat yang baik juga. insyaallah
mereka ga perlu tuh mikirin buat beli pulsa buat nelfon pacar,malam minggu ga usah bingung mau kemana,dosa berkurang,waktu berlebih untuk orangtua . Memang sih fenomena pacaran disini masih sangat tabu , mereka yang menjalani kadang suka kelewat batas,saya suka ngeri sendiri melihat anak SMA yang gaya pacaran seperti suami-istri gitu. Pacaran itu bukan hal yang harus dan wajib untuk di penuhi lho, banyak kerugiannya. kalian udah tau ,kalian paham kalau agama melarang pacaran tapi pada kenyataannya ?
Saya sedang dekat dengan seorang laki-laki , dia teman baik saya. seiring waktu berjalan kami dekat lalu kedekatan kami di artikan pacaran oleh teman2 kami, kami menjawab kompak kalau kami tidak pacaran dan mereka kecewa,selalu mengompori untuk jadian. Saya mencoba berpegang teguh untuk tidak pacaran, insyaallah
Ta'aruf itu lebih baik dari segalanya,selanjutnya saya akan membahas tentang ta'aruf. Insyaallah.
Jadi tetap saya belum mengerti pikiran teman2 mengenai pacaran, ma'af kawan tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan manapun hanya kesal dengan sekitar saya. hanya ingin meluapkan apa yang di katakan hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar